Selasa, 28 Desember 2010

Bennazir Bhutto : Berjuang,Di Khianati,Hingga Akhir Hayat


Hey teman-teman,kalau kalian denger nama tokoh wanita Islam,siapa yang bakal terlintas dipikiran kalian? Ehm pasti tentunya banyak yg bakal mikir Siti Khadijah,Aisyah atau siapapun deh yang ada pada zaman dulu.
Pernah nggak, kalian denger nama Benazir Bhutto. Pasti pernah dengarkan nama itu. Siapa yang nggak tau tokoh muslim wanita Pakistan yang dibunuh oleh sebuah bom bunuh diri ketika sedang melakukan kampanye.
Benazir Bhutto adalah salah satu tokoh wanita Islam yang hidup di zaman modern ini sebelum meninggal. Bennazir Bhutto ini memiliki bakat politik yang mengalir dalam darahnya. Beliau anak pertama dari Presiden Pakistan tahun 1971-1973 dan Perdana Menteri Pakistan tahun 1973-1977 dari Partai Rakyat Pakistan, Zulfikar Ali Bhutto dan Begum Nusrat Bhutto,ketua Partai Rakyat Pakistan tahun 1979-1983.
Beliau ini hebat banget karena berhasil menduduki posisi penting di Pakistan sebagai Perdana Menteri pertama Wanita. Tapi dalam kehidupan politiknya Benazir Bhutto ini sering mendapat cobaan mulai dituduh korupsi,dikudeta sampai dituduh melakukan pencucian uang di Swiss. Tapi beliau selalu siap menghadapi cobaan seperti itu. Biarpun menurul laporan OJP,akhirnya tuduhan itu tidak terbukti karena hanya beliau sebagai korban balas dendam politik. Hingga akhirnya meninggal dalam penembakan yang disebut-sebut serangan dari lawan politiknya saat kampanye politik terbuka pada 27 Desember 2007 di Rawalpindi,Pakistan.
Lewat kisah hidupnya,kita kadang-kadang berpikir banyak para politikus yang melakukan kejahatan seperti itu. Kejahatan yang dapat merugikan dan dosa lagi. Semoga itu gak terjadi pada bangsa kita dan generasi kita.


Biodata
Nama : Benazir Bhutto
Tempat Tanggal Lahir : Karachi-Pakistan, 21 Juni 1953
Meninggal : Rawalpindi-Pakistan,27 Desember 2007
Suami : Asif Ali Zardari
Anak : Bilawal Bhutto Zardari
: Bakhtawar Bhutto Zardari
: Asifa Bhutto Zardari
Pendidikan : 1969-1973 gelar Bachelor of Arts degree lulus dengan cum laude di bidang comparative government, Radcliffe College di Harvard University,Amerika Serikat
: 1973-1977 gelar magister di bidang filosofi,politik,dan ekonomi di Lady Margaret Hall, Oxford dan St Catherine's College, Oxford,Inggris
: Juni 2006 gelar Honorary LL.D dari University of Toronto,Kanada
Jabatan : 1988-1990 dan 1993-1996 Perdana Menteri Pakistan
: 1988-1990 dan 1994-1996 Menteri Keuangan Pakistan
: 1988-1990 Menteri Pertahanan Pakistan
: 1983-2007 Ketua Partai Rakyat Pakistan
Organisasi : 1976 Ketua Oxford Union


sumber : wikipedia indonesia,google.com,topnews.in (sar)

Never Forget Me!

Sebuah cerita datang dari siswa kelas XI IPS 2 SMA Al Hikmah Surabaya yang baru saja menuntaskan lomba tingkat nasional. Walau gagal dalam penyisihan propinsi, mereka ngga' kapok untuk ikutan lomba yang baru pertama kali diadakan oleh Serikat Penerbit Surat Kabar Indonesia dan Kementerian Perdagangan Indonesia ini.

-------------------------------------

Festival Ekonomi Kreatif se Indonesia 2010 untuk tingkat Jawa Timur sudah berlalu. Even yang dilakukan di auditorium Universitas Muhammadiyah Surabaya ini dilaksanakan pada tanggal 1-2 November 2010. Pada hari pertama, SMA Al Hikmah yang mengirimkan dua tim debat artikel yang terdiri dari tim A (Makhya,Ifa,Rahma) dan tim B (Dian,Nia,Rara) berhadapan dengan tim debat SMA lain dari Surabaya, Sidoarjo, hingga Pamekasan. Tak ketinggalan juga ada tiga penulis artikel yang mengikuti lomba menulis artikel bertema ekonomi kreatif,yaitu,Hanna,Iris,dan Najwa. Ssst.., kesembilan orang ini berasal dari kelas yang sama,yaitu XI IPS 2.
Pada pengumuman semifinalis atau 10 besar lomba menulis artikel, SMA Al Hikmah Surabaya berhasil masuk dengan diwakili oleh Hanna dengan artikelnya,’Kemilau Batik Tulis’. Sayangnya, pada pengumuman semifinalis atau 10 besar lomba debat, tim A maupun tim B SMA Al Hikmah Surabaya belum berhasil masuk dalam nominasinya.
Hari kedua, persaingan semakin seru diantara peserta menulis artikel dan tim peserta debat. Sesi pertama diisi oleh presentasi 10 besar nominator artikel. Hanna mendapatkan urutan ke 5 untuk mempresentasikan artikelnya bersama dengan Chotijah dari SMA Barunawati Surabaya. Asal kamu tahu saja, Hanna latihan presentasi pagi-pagi di ruang kelas XI IPS 2 loch. Walau sudah latihan, tetap saja nervous. Untuk menenangkan diri, Hanna menyempatkan diri untuk melihat presentasi peserta lain dan berdiskusi dengan ustadzah Daru,bagaimana membuat presentasinya beda dengan yang lain.
Untungnya, Hanna berhasil melawan rasa gugupnya dengan memberi penampilan yang terbaik. Tidak sekadar berlomba saja, Hanna ikutan berkenalan dengan anak-anak dari sekolah lain yang mengikuti lomba menulis artikel. Seperti Chotijah (SMA Barunawati Surabaya),Yuliati (SMKN 4 Surabaya),dan Lucyana Erlita Purnama Sari (SMKN 7 Surabaya). Sambil menunggu penilaian juri, mereka asyik mengobrol melepas lelah dan gugup.
Di akhir acara, pengumuman juara pun disampaikan. Untuk lomba menulis artikel, Lucyana Erlita Purnama Sari (SMKN 7 Surabaya) sebagai juara 1 dan Finalis dari Jatim yang akan berlomba di grand final di Jakarta,M Lauhil Mahfud (SMA IPIEMS Surabaya) sebagai juara 2, dan Christina Larasati (SMA Kemala Bhayangkari 1 Surabaya) sebagai juara 3. Adapun Hanna, meraih ranking 5 sekaligus Juara Harapan 2 setelah Nellyana Dewilarasati (SMA IPIEMS Surabaya) menempati rangking 4 sekaligus Juara Harapan 1. Kriteria pemenang ditentukan oleh isi artikel sebanyak 70 % dan presentasi 30 %. Selisih nilai antar peserta sangat tipis sehingga persaingan pun ketat.
Sedangkan lomba debat dimenangkan oleh SMAN 5 Surabaya yang beranggotakan Mega Ayu Putri, Hanan, dan Vivi Linda Putri Rahayu Ningsih yang berhak maju di babak grand final di Jakarta mewakili Jatim. Juara 2 diraih oleh tim A SMAN 9 Surabaya sedangkan juara 3 diraih oleh tim A SMAN 1 Sidoarjo.
Tak berhenti sampai disitu. Pak Asmono Wikan, ketua Panitia FEKSI memberi kejutan satu tiket ke Jakarta untuk Dhia Fairuz dari SMAN 1 Sidoarjo untuk tampil di babak grand final membawakan lagu yang diciptakan siswi tersebut,khusus untuk FEKSI. Selesai acara,para peserta saling mengucapkan selamat dan berterimakasih kepada juri. Chotijah dari SMA Barunawati Surabaya sempat berceletuk,”Jangan lupakan saat ini,teman. Karena besok kita sudah tidak bertemu lagi...” yang disambut gemuruh kata iya dari semua peserta.(rhe)

Minggu, 26 Desember 2010

Tes..Tes..Tes..Selamat Datang di Cereal...:)

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabara'katuh...

Alhamdulillah, majalah SMA Al Hikmah Surabaya sudah memiliki blog. Rencananya,kami akan hadir dalam bentuk majalah cetak di SMA Al Hikmah Surabaya. Tetapi,kami meminta maaf, sampai saat ini, blog ini masih dalam perbaikan. Terimakasih atas perhatiannya.


Wassalamua'laikum warrahmatullahi wabara'katuh....
Creativity of Al Hikmah High School Surabaya